MASYARAKAT DARI 2 DESA DI PESAWARAN LAMPUNG DESAK PROYEK SPAM DIHENTIKAN

PESAWARAN19 views

lampungviral.id, Pesawaran – 50 orang warga Desa Pesawaran, Kecamatan Kecamatan Kedindong dan Desa Sukamandi Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung menyambangi kantor DPRD Kabupaten Pesawaran, Kamis 7 Desember 2023.

Mereka menolak hal tersebut dan mendorong pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dihentikan.

Mereka menilai proyek SPAM telah menguras lahan pertanian di kedua desa tersebut.

Ivan, perwakilan warga kedua desa tersebut mengatakan, warga dua desa di Kecamatan Kedondong, Pesawaran dan Sukamandi, menolak dan keberatan dengan proyek pembangunan SPAM di wilayahnya.

“Dengan berdirinya proyek yang sumber airnya berada di Way Kalibuntu dikhawatirkan akan membuat debit air semakin berkurang,” kata dia.

“Maka dari itu kami sangat keberatan, karena di Way Kalibuntu itu selama ini merupakan sumber kehidupan daripada masyarakat dari dua desa tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan dari pihaknya datang ke kantor DPRD untuk melakukan pertemuan serta menyampaikan perihal keberatan ini kepada DPRD maupun Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran.

“Meski sudah dilakukan pertemuan, kami bersama masyarakat yang lain masih bertahan untuk menolak pembangunan dilanjutkan. Dan hasil pertemuan ini masih belum ditemukan titik terangnya,” ujarnya.

Meski masih bertahan untuk tidak dilanjutkan, pihaknya meminta dinas untuk mencari sumber alternatif air untuk aliran proyek SPAM.

“Ada sumber yang bisa dilakukan agar proyek bisa diteruskan, antara lain membangun di bagian bawah Way Kalibuntu,” katanya.

Dirinya berharap, komunikasi yang sudah dilakukan bisa berjalan dengan baik atas aspirasi yang sudah kami sampaikan.

“Namun yang pasti, masyarakat saat ini masih menolak kalau pembangunan proyek SPAM tersebut dilanjutkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Komisi III, Heri Yurizal Effendi mengatakan, bahwa aspirasi daripada masyarakat tersebut sudah diterima, dan sudah dilakukan pertemuan langsung antara masyarakat dan dinas terkait.

“Kita langsung lakukan pertemuan tadi, namun memang belum ada titik terang dari pertemuan itu,” kata dia. Dirinya juga meminta dinas terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait proyek pembangunan SPAM tersebut, sehingga pemahaman masyarakat terkait proyek SPAM bisa dimengerti masyarakat.

“Yang pasti nanti kita lanjutkan lagi pembahasannya, mungkin ada pertemuan di bawah sekaligus sosialisasinya,” katanya.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *