GARA-GARA MIXER MASJID SEHARGA RP 2,6 JUTA, PEMUDA DI PRINGSEWU MASUK BUI

PRINGSEWU37 views

lampungviral.id, Pringsewu – Seorang pemuda asal Kabupaten Pringsewu, Lampung, ditangkap aparat atas dugaan pencurian setelah ia ketahuan mencuri mixer masjid.

Terungkap, ternyata pemuda berinisial ETZ (20) itu belum lama keluar dari penjara akibat kasus serupa, yakni pencurian.

Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Rohmadi mengatakan, pemuda yang tersangkut kasus pencurian tersebut merupakan warga Kelurahan Pajaresuk, Pringsewu.

Dikatakannya, pelaku mencuri alat pengatur suara atau mixer beserta kabel terminal pada sebuah masjid di Pekon Tanjung Anom, Ambarawa.

Rohmadi menjelaskan, aksi pencurian ini terjadi pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 02.00 WIB.

Namun, hilangnya mixer serta yang lainnya baru diketahui sekira pukul 04.15 WIB saat akan mengumandangkan azan subuh.

Mengetahui alat pengatur suara seharga Rp 2,6 juta raib, pengurus masjid mencoba melakukan upaya pencarian namun tidak membuahkan hasil.

“Sehingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” ucap Rohmadi, Kamis (7/12/2023).

Adanya laporan itu, kata Rohmadi, Tekab 308 Polsek Pringsewu Kota dibawah pimpinan Panit Reskrim Ipda Defri langsung melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan itu akhirnya pelaku pencurian berhasil teridentifikasi dan ditangkap.

Menurutnya, pencuri mixer itu berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kasus itu dilaporkan ke pihaknya.

“Tersangka pencurian berinisial ETZ berhasil ditangkap di rumahnya pada Selasa (5/12/2023) sore sekira pukul 18.00 WIB,” ucap Rohmadi.

“Saat diringkus polisi, tersangka tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatanya,” imbuhnya.

Rohmadi menambahkan, pihak kepolisian juga berhasil menemukan mixer dan kabel terminal yang sempat dijual oleh tersangka.

Barang tersebut saat ini sudah dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan perkaranya.

Disampaikanya, ETZ yang sudah menyandang status residivis dan baru sebulan bebas penjara, tidak kapok dan nekat kembali melakukan aksi kejahatan karena keinginan bersenang-senang.

“Barang hasil mencuri oleh tersangka dijual seharga Rp 500 ribu dan uangnya sudah habis di pakai untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari,” bebernya.

Tersangka telah di lakukan penahanan di rutan Polsek Pringsewu Kota, atas perbuatanya tersangka di jerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Adapun ancaman hukumannya yakni 5 tahun penjara.

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *