POLRES LAMPUNG TENGAH BERHASIL AMANKAN PELAKU PENCURIAN DI GUNUNG AGUNG TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH

lampungviral.id, Lampung Tengah – Tim Tekab 308 Polsek Terusan Nungyai, Polres Lampung Tengah menangkap dua pelaku pencurian tiga telepon genggam sekaligus dari gudang perkebunan semangka seberang PT. BLP Gunung Agung, Terusan Nunyai , Minggu (26/11/23).

Kapolsek Terusan Nunyai AKP Tarmuji mengatakan, dua pelaku yang ditangkap berinisial YL (41) warga Kampung Gunung Batin Udik dan AS (32) warga Kampung Gunung Agung, Terusan Nunyai.

“Dua pelaku telah kami amankan Sabtu (25/11/23) sekira pukul 16.00 WIB, sementara WI, mertua YL yang turut serta melakukan pencurian masih kami lakukan pengejaran,” kata Kapolsek.

Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban Abdul Rahman (31) warga Kampung Sumberejo Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat bersama 3 orang rekannya sedang berjaga di kebun semangka di sebuah gubuk.

Korban melihat pintu gubuk yang terbuat dari terpal telah terbuka, korban lantas membangunkan rekan-rekanya.

“Setelah dicek tenyata benar. 3 unit HP milik korban dan rekannya merk Redmi 9A warna biru, kemudian merk Oppo A16 dan merk Vivo Y21 tersebut telah hilang digondol para pelaku,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Terusan Nunyai. Berbekal laporan korban, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh Tim Tekan 308 Polsek Terusan Nunyai, diketahui barang bukti Hp Oppo A16 berada ditangan pelaku AS,” tuturnya.

Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap AS dirumahnya tanpa perlawanan, berikut barang bukti Hp Oppo A16 ada pada pelaku.

Dari hasil pengembangan terhadap AS, pelaku mengaku bahwa ia melakukan pencurian tersebut bersama mertuanya IW dan rekanya YL.

Selanjutnya, petugas bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku berikutnya yakni YL.

“YL berhasil diamankan, sementara pelaku IW yang merupakan mertua dari YL tidak berada ditempat saat dilakukan penangkapan dan DPO,” imbuhnya.

Saat dilakukan interogasi awal oleh petugas kata Kapolsek, YL mengaku bahwa Hp merk Redmi 9A telah dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kini, kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai guna pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.

Sementara untuk mertua YL yakni IW, Kapolsek Terusan Nunyai mengimbau agar segera menyerahkan diri.

 

Artikel ini sebelum ya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *