KETUA KOMITE I DPRD LAMPUNG BUDIMAN AS TAMPUNG ASPIRASI PENGUNJUNG ANGKRINGAN TOXIC

lampungviral.id, Bandar Lampung – Ada banyak peluang bagi legislator untuk mendengarkan keluhan dan permintaan konstituennya. Salah satunya adalah “bergaul” dengan generasi Milenial dan Gen Z.

Hal itu dilakukan Ketua Komite I DPRD Lampung Budiman AS, Sabtu malam (25 November 2023) di Angkuringan Toxic, Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung.

Budiman AS yang juga anggota DPRD Kabupaten Lampung Daerah Pemilihan Bandar Lampung menghibur ratusan masyarakat di Angkringan Toxic, menikmati kuliner street style dengan menyuguhkan dua lagu khasnya yang diiringi live music dari Papa, berhasil menghibur pengunjung Muda Band dikomandai Caling Permana.

Ketua DPC Partai Demokrat memperkenalkan diri, menjelaskan maksud dan tujuan kehadirannya di Angkringan, serta berhasil menarik perhatian para pengunjung.

“Saya sangat mengapresiasi keberadaan wisata kuliner UMKM berupa angkringan seperti ini. Ini sangat terjangkau di kantong anak muda dibandingkan di Cafe. Jadi harus diberdayakan keberadaannya,” ucap Budiman AS.

Selain itu, Pria yang hobi musik ini menegaskan kepada kaula muda yang hadir untuk menghindari tawuran dan narkoba, salah satunya dengan musik.

Sesi dialog terjadi dalam “agenda” lawatannya tersebut. Ya, Budiman AS menggandeng para pengunjung yang didominasi kaula muda untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasinya untuk ditindaklanjuti ke depannya.

Aspirasi pertama datang dari Zaki. Mahasiswa semester 3 UIN Raden Intan Lampung ini mengeluhkan UKT yang tergolong mahal untuknya. Menjawab keluhan tersebut, Budiman AS dengan tegas bakal membantu langsung ke kampus tersebut.

“Silahkan melampirkan surat keterangan tidak mampu untuk banding, nanti saya kawal sampai bertemu rektor,” tegas Budiman.

Hal ini mendapat riuh tepuk tangan dan apresiasi dari pengunjung Angkringan Toxic. Selain itu, salah seorang guru honorer mengeluhkan nasib mereka yang tidak ada kejelasan soal pengangkatan menjadi guru tetap.

Menanggapi hal ini, Budiman siap menindaklanjuti ke Pemerintah setempat untuk mendorong pengangkatan guru honorer yang sudah bekerja bertahun-tahun.

“Guru merupakan ujung tombak sektor pendidikan di Indonesia termasuk Lampung. Kita berhasil seperti sekarang ini karena jasa-jasanya. Seharusnya mereka-mereka (para guru) harus disejahterakan hidupnya,” ucap Budiman.

Dalam “kongkownya” tersebut Budiman AS juga memberikan hadiah kepada salah satu pengunjung yang berulang tahun pada hari itu.

“Terima kasih pak Budiman, semoga diberikan kesehatan selalu, ditambah rejekinya dan terus sukses ke depannya,” ucap Putri, perempuan yang berulang tahun pada hari itu.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *