PELAKUAN BEJAT SEORANG PRIA CABULI ANAK BAWAH UMUR DI PESISIR BARAT

lampungviral.id, Pesisir Barat -Pria berusia 56 tahun asal Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, tega mencabuli dua anak berusia 9 tahun.

Rabu, 22 November 2022, sekitar pukul 02.00 WIB, tak butuh waktu lama, lelaki tua itu ditangkap aparat kepolisian dari Polsek Pesisir Utara, Polres Pesisir Barat.

Peristiwa tersebut dibenarkan pada Kamis, 23 November 2023 oleh Wakil Kapolsek Pesisir Utara Iputu Rudi Aries yang mendampingi Kapolsek Pesibar AKBP Alsyahendra.

Korban SI adalah dua orang anak perempuan berusia 9 tahun yang masih tetangganya yakni AQN dan FO.

Aksi brutal dpria ini terjadi pada Selasa, 21 November 2023 WIB, sekitar pukul 13.30 WIB.

Modusnya, SI mengajak kedua anak tersebut bermain di kamarnya. AQN dan FO memenuhi permintaan tersebut tanpa pertanyaan.

“Setelah berada di dalam kamar, pelaku mulai melakukan perbuatan cabul terhadap kedua korban,” ujar Rudi.

Usai kejadian itu, ibu korban curiga melihat gelagat aneh putrinya, yang terlihat menahan rasa sakit dan tampak ketakutan saat diajak pulang.

Ibu korban sempat menanyakan penyebab si anak terlihat kesakitan kepada terduga pelaku. Namun sayang terduga pelaku tidak mengakui ketika ditanyakan kepada terduga pelaku ihwal apa yang telah dilakukan terhadap anaknya.

“Setelah itu ibu korban bercerita dengan tetangga lainnya yang bernama Edi Purnomo, dan Edi Purnomo berinisiatif untuk menanyakan langsung hal tersebut kepada terduga pelaku, barulah terduga pelaku akhirnya mengakui bahwa telah melakukan pencabulan terhadap kedua korban tersebut,” papar Rudi.

Masih kata Rudi, setelah mendapat laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung bergerak untuk melakukan penangkapan.

Hasilnya, Rabu (22/11) sekitar pukul 02.30 WIB, terduga pelaku berhasil ditangkap dan langsung diamankan ke Mapolsek Pesisir Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan 82 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Rudi.

 

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *