SOLIDARITAS PERS TANGGAMUS PROTES, PELAKU PENGANIAYAAN WARTAWAN HANYA DITUNTUT 4 BULAN

TANGGAMUS24 views

lampungviral.id, Tanggamus – Puluhan wartawan dan ormas yang tergabung dalam Solidaritas Pers Tanggamus menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung dan Kejari Tanggamus, Provinsi Lampung, Senin (20/11/2023). Aksi ini merupakan bentuk protes atas rendahnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Aprilal teradakwa penganiayaan terhadap wartawan.

Ketua yayasan Penelitian Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (YPPKM) Tanggamus Adi Putra Amril dalam orasinya mengatakan, aksi ini dilakukan karena kekecewaan mereka atas hilangnya Pasal 351 saat pembacaan tuntutan JPU minggu lalu.

Aksi damai ini, kata Adi, juga merupakan upaya untuk membangkitkan hati nurani hakim Pengadilan Negeri Kota Agung untuk menerapkan Pasal 351 KUHP dalam memutus vonis terdakwa Kepala Pekon Way Nipah Aprial.

“Kami menduga ada main mata dalam tuntutan itu, karenanya kami berharap kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Kotaagung yang menanggani perkara ini agar memutus vonis terdakwa minimal 8 bulan pejara dan menahan terdakwa,” kata Adi dalam orasinya.

Selain itu, lanjut Adi, pihaknya menolak majelis hakim menerapkan hukuman percobaan terhadap terdakwa. “Kami meminta terdakwa menjalankan hukuman di rumah tahanan negara (Rutan) dan atau Lapas,” kata Adi.

Adi juga mendorong majelis hakim menerapkan Bab VIII Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, karena terdakwa menghalang-halangi korban dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Aksi tersebut diikuti lintas organisasi diantaranya, Asoasiasi Jurnalis Online Lampung (AJO-L) Tanggamus, Masyarakat Pemantau Pendididkan dan Pembangunan (MP/3), Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Tanggamus, PWRI, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Tanggamus, Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), PIJT, Yayasan Penelitian Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (YPPKM), Profesional Jaringan Mitra Negara (PROJAMIN), HMI dan PMII

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *