POLSEK BARADATU, POLRES WAY KANAN BERHASIL RINGKUS PELAKU DUGAAN TINDAK PIDANA CURAT

WAY KANAN33 views

lampungviral.id, Way Kanan – Polsek Baradatu dan Polres Way Kanan berhasil menangkap terduga pelaku kejahatan penipuan di Dusun Simpan Ketibung Kampung Gedung Pakuon Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Minggu (19/11/2023).

Tersangka berinisial AM (50) berdomisili di Kampung Bumi Merapi Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Pratmo Widodo melalui Kapolsek Baradatu Edy Saputra mengatakan, waktu kejadian pada Senin, 13 November 2023 sekitar pukul 06:00 WIB korban. Mujino hendak mengambil alat-alat pertanian dari gudang belakang rumah korban di Dusun Simpang Ketibung Kampung Gedung Pakuon, Baradatu.

Korban kemudian mengetahui bahwa sepeda Suzuki Smash berwarna hitam dengan nomor rangka: MH 8FD110C3J-243784 dan nomor Nosin: E402-ID24375 sudah tidak ada lagi.

Korban juga menyaksikan rusaknya pagar bambu di belakang rumah. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian bagi korban sekitar Rp 3,5 juta dan juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baradatu untuk ditindak lanjuti

Kronologis penangkapan pada Kamis 16 November 2023 Sekitar pukul 22.30 WIB, petugas Polsek Baradatu mendapat informasi dari masyarakat bahwa sepeda motor milik korban yang hilang ditemukan berada di dalam Kebun yang berjarak sekitar 500 M dari rumah korban dengan posisi ditutup dengan ranting dan daun serta bodi motor dalam posisi sudah banyak yang dilepas.

Berdasarkan informasi tersebut, Petugas Polsek Baradatu masyarakat mencoba menunggu di sekitar kebun, beberpa waktu kemudian pelaku datang hendak mengambil sepeda motor korban dan saat pelaku hendak membawa pergi sepeda motor petugas langsung menangkap pelaku tanpa disertai perlawanan.

Barang bukti pelaku dan sepeda motor Suzuki Smash tanpa tanda kini telah diamankan di Mapolsek Baradatu dan sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Jika terbukti perbuatannya, ia bisa dijerat pasal pencurian besar-besaran berdasarkan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *