PELAJAR SMP DI LAMPUNG TIMUR JADI KORBAN PEMERKOSAAN OLEH 3 PRIA SECARA BERGANTIAN

lampungviral.id, Lampung Timur – Pelajar SMP berusia 14 tahun di Lampung Timur menjadi korban pemerkosaan. Mirisnya pelajar tersebut diperkosa secara bergantian oleh 3 remaja pria.

Kejadian tersebut telah dilaporkan keluarga korban ke kepolisian Polres Lampung Timur dan ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setempat.

Dari pengakuan korban, pemerkosaan itu terjadi pada Jum’at 20 Oktober 2023.

Inisial korban adalah HI (14), warga Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, dijemput oleh temannya untuk menemani megambil baju.

Di tengah perjalanan temannya malah berbelok arah menuju sebuah rumah yang di dalamnya telah ada 3 orang laki – laki. Selanjutnya korban di cekoki minuman keras yang membuatnya mabuk dan tak sadarkan diri. Korban yang sudah tak sadarkan diri diperkosa oleh para pelaku secara bergiliran.

“Saya sempat melawan namun dipegangi oleh mereka yang secara bergiliran melakukan itu,” ujar korban, Minggu 19 November 2023.

Atas peristiwa itu, orang tua korban melapor ke Polres Lampung Timur pada 30 Oktober 2023 lalu. Selanjutnya, Petugas pendamping UPTD PPA dinas PP Dalduk Kabupaten Lampung Timur, Indah Lestari saat dikonfirmasi membenarkan laporan orangtua korban itu. Dirinya juga mengaku telah memberikan pendampingan terhadap kasus tersebut.

“Sudah lapor, dan pada Senin 12 November kemaren korban sudah dilakukan visum” ujar Indah Lestari.

Pihaknya juga mengatakan UPTD PPA akan terus memantau perkembangan kondisi korban yang mengalami trauma paska peristiwa pemerkosaan itu.

Hal tersebut dibenarkan oleh MS (44) ibu korban. Menurutnya saat ini korban lebih banyak pendiam di rumah bahkan tak mau keluar dari kamar.

MS mengatakan, pernah menjumpai anaknya tersebut sendirian di belakang rumah dekat dengan sumur dan sempat mengatakan akan mengakhiri hidupnya dengan terjun ke sumur itu namun hal itu dicegahnya.

“Saya minta Polisi segera menangkap para pelaku yang telah merusak masa depan anak saya dan diberi hukuman yang berat. Mereka sudah merusak masa depan anak saya satu satunya,” pungkas ibu korban.

 

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *