TEKAB 308 POLSEK TERUSAN NUNYAI: PENANGKAPAN RESIDIVIS YANG BERULANG KALI MELAKUKAN PENCURIAN DENGAN KEKERASAN

lampungviral.id, Lampung Tengah – Salah satu dari dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Dusun Fajar Gunung, Kampung Gunung Batin di ringkus Tekab 308, Polsek Terusan Nunyai, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung, saat sedang menonton TV bersama keluarganya sambil ngopi di rumah pada Kamis (16/11/2023).

FAH (28) Warga Dusun V Kampung Baru Kampung Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, merupakan seorang Residivis yang sudah dua kali masuk penjara karena terlibat kasus curas.

Hal itu dijelaskan PLT Kapolsek Terusan Nunyai IPTU Iskandar mewakili Kapolres Lamteng AKBP Andik Purnomo Sigit, Jumat (17/11/2023).

Menurut Kapolsek di tangkapnya FAH, karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap korban Devi Puspita (20), seorang karyawan swasta.

Peristiwa Curas tersebu bermula ketika korban, mengendarai Motor Honda Beat Warna Black BE 2956 GBM dari Kampung Kayu Palis Kecamatan Way Pengubuan menuju Kampung Gunung Batin Kecamatan Terusan Nunyai Lampung Tengah.

“Ketikasampai di tingkungan sebelum Sekolah Bustanul Ulum Dusun Fajar Gunung tiba-tiba motor korban di pepet oleh motor Pelaku,” jelasnya.

Kemudian kata Kapolsek, salah seorang Pelaku langsung mencabut kunci motor korban.

“Dan saat itu motor korban langsung berhenti selanjutnya pelaku yang di bonceng langsung menodongkan senjata tajam jenis Golok di leher korban,” terang Kapolsek.

IPTU Iskandar menjelaskan karna korban takut, gadis itu langsung berlari meninggalkan motornya.

“Saat itu juga pelaku langsung mengambil motor korban dan langsung membawa motor korban kabut menuju arah Gunungbatin Udik, ” kata IPTU Iskandar.

Akibat peristiwa tersebut orang tua korban mengalami kerugian Rp. 18.000,000. Korban yang tidak terima langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Terusan Nunyai.

Berbekal laporan dari korban, polisi yang melakukan olah TKP mendapatkan petunjuk, dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

Satu dari dua pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan, sementara seorang lagi yakni MTB. Masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepada petugas pemeriksa tersangka FAH, mengaku telah melakukan dia kali aksi pembegalan diwilayah Hukum Polsek Terusan Nunyai. Bahkan Fah juga diduga terlibat dalam berbagai aksi kejahatan, yag saat ini sedang didalami oleh petugas.

Ada beberapa aksi kejahatan yang diakui pelaku, namun tidak dilaporkan oleh korbanya ke Polisi.

“Saat ini tersangka dan barang-bukti diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai guna pengembangan lebih lanjut, ” tegasnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara. (Gunawan)

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *