MENGUNGKAP PENYEBAB TERJADINYA ADU KAMBING: BAGAIMANA BUS POLDA LAMPUNG DAN TRUK BERMUATAN GAS ELPIJI BERAKHIR DALAM KECELAKAAN YANG MENYEDIHKAN?

lampungviral.id, Lampung Timur – Kendaraan Brimob Polda Lampung adu kambing dengan truk bermuatan gas elpiji di wilayah Lampung Timur. Enam orang terluka dalam insiden tersebut. Peristiwa itu terjadi di jalan umum, Desa Gedung Dalem, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (16/11/2023) pukul 16.06 WIB.

Nampaknya kedua kendaraan besar tersebut mengalami kerusakan di bagian depan. Selain dua kendaraan tersebut, satu sepeda motor juga ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Tampak juga supir dari truk bermuatan Gas LPG ini terjepit pada bagian mobil karena kondisi yang ringsek.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik membenarkan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.”Benar, sore tadi terjadi kecelakaan tersebut yang melibatkan tiga kendaraan,” kata dia, Kamis (16/11/2023).

Menurut Umi, peristiwa tersebut terjadi berawal ketika kendaraan Bus Brimob hilang kendali karena jalanan yang licin akibat hujan deras.

“Bus Brimob berjalan dari arah Pekalongan menuju Sukadana beriringan dengan Mobil Brimob berjenis PJJ dan Truck Bekum Brimob, dengan posisi Bus Brimob berada paling belakang. Setibanya di TKP diakibatkan jalan licin karena sedang hujan deras, Bus Brimob mengalami oleng dan berjalan ke kanan jalan. Kemudian dari arah berlawanan yaitu arah Sukadana menuju Metro datang Truck Gas LPG bernomor polisi BE 8167 AUA. Dikarenakan jarak yang sudah dekat Bus Brimob tidak dapat menghindar dan terjadi kecelakaan tersebut, sementara usai kedua kendaraan bertabrakan ada satu unit motor yang menabrak bagian belakang bus,” terang Umi.

Ditanya terkait adanya korban dalam peristiwa tersebut. Uni menjelaskan sedikit ada 6 orang yang menjadi korban.

“Ada 6 baik dari Brimob ataupun dari Truk LPG. Saat ini mereka sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan,” tandasnya.

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *