IBU RUMAH TANGGA DITANGKAP POLSEK BUMI RATU NUBAN KARENA MENCURI HANDPHONE

lampungviral.id, Lampung Tengah – Seorang perempuan (IRT) terpaksa harus berurusan dengan polisi karena mencuri handphone di salah satu Rumah Makan yang berlokasi di Rest Area Tol Km.116 B, Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (21/10/23).

EL (38) yang berdomisili di Kp. Gunung Terang, Kec. Bangun Rejo, Kab. Lampung Tengah tersebut diamankan Tim Tekab 308 Presisi Polsek Bumi Ratu Nuban, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung mengamankan barang bukti Vivo Y12 berwarna biru di tangan pelaku. Selasa (14/11/23)

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Bumi Ratu Nuban Iptu Roma Irawan Putra mengatakan bahwa TKP pencurian adalah tempat pelaku EL bekerja sehari-hari.

Setelah berhasil menggondol 1 unit Hp milik korban Hendriyani (44) warga Bumi Ratu Nuban selaku pemilik Rumah Makan, pelaku langsung kabur dan pindah kerja menjadi buruh di Perkebunan Tebu PTPN IV Nusantara Bekri, Lampung Tengah.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada bulan lalu, Sabtu (21/10/23) sekira pukul 18.10 WIB.

Pelaku yang kala itu sedang bekerja melihat Hp merk Vivo Y12 warna biru milik korban ada di etalase.

“Saat tak ada yang melihat, pelaku langsung menggasak Hp tersebut lalu keluar dari pekerjaannya dan kabur,” kata Kapolsek saat di konfirmasi. Kamis (16/11/23).

Akibatnya, korban kehilangan 1 unit Hp senilai Rp. 2,5 juta dan melaporkan ke Polsek Bumi Ratu Nuban.

Setelah dilakukan penyelidikan sambung Kapolsek, Polisi berhasil mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Selasa (14/11/23).

Saat itu, pelaku beralih profesi sebagai buruh di Perkebunan Tebu PTPN IV Nusantara Bekri, Lampung Tengah.

“Lalu sekira pukul 16.00 Wib, Tekab 308 Preisi Polsek Bumi Ratu Nuban dapat mengamankan pelaku di lokasi perkebunan tebu, berikut barang bukti,” ungkapnya.

Kini, pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bumi Ratu Nuban guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana,” pungkasnya.

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *