SERING TIDAK BAYAR SAAT BELANJA, WARGA DI LAMPUNG TENGAH DITANGKAP POLISI

lampungviral.id, Lampung Tengah – Warga Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, berinisial FR (38) ditangkap polisi pada Senin, 13 November 2023.

Penangkapan ini terjadi setelah warga ini terang-terangan mencuri sembako di sebuah toko milik anggota keluarganya.

Akibat kejadian tersebut, korban Maria (49) yang juga merupakan warga Kecamatan Gunung Sugih mengalami kerugian hingga Rp 13 juta. Pasalnya pelaku terang-terangan mengambil banyak kebutuhan pokok, termasuk susu.

“Pelaku terbiasa mendatangi minimarket saudaranya yang tak jauh dari rumahnya. Kepada kami korban menerangkan bahwa, tujuan pelaku mendatangi minimarket sebenarnya sudah disadari penjaga toko karena pelaku sering mengambil barang seenaknya tanpa membayar,” kata Kapolsek Gunungsugih, AKP Wawan Budiharto, Selasa, 14 November 2023.

Aksi pelaku sudah sering dilakukan sejak Agustus 2023 lalu. Selama pencurian itu, pelaku sudah mengambil berbagai macam merk rokok, beras kemasan 5 kg, mie goreng dan susu dalam jumlah banyak, lalu gula dan sarden.

“Saat kejadian penjaga toko sudah tak henti-hentinya meminta pelaku untuk membayar. Tapi, pelaku sama sekali tidak menghiraukan dan tetap mengambil barang dagangan milik saudaranya itu. Sejauh ini korban sudah mengalami kerugian hingga Rp13 juta,” jelasnya.

Pelaku FR akhirnya ditangkap oleh petugas atas laporan pemilik toko yang merupakan saudara pelaku sendiri. Atas kejadian tersebut pelaku dilaporkan ke Polsek Gunungsugih. Berbekal laporan korban dan rekaman CCTV serta kesaksian penjaga toko, polisi lalu meringkus pelaku saat mendatangi minimarket saudaranya itu.

“Pelaku berhasil kami amankan di minimarket milik korban, tanpa perlawanan. Saat ini, pelaku berikut barang bukti telah kami amankan di Mapolsek guna pengembangan lebih lanjut,” imbuhnya.

Pelaku dijerat dengan kasus tindak pidana pencurian biasa atau pencurian dalam lingkungan keluarga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP atau 367 KUHPidana. Hukuman penjara maksimal 12 tahun.

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *