POLDA LAMPUNG BERHASIL AMANKAN CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG AKAN DIBERANGKATKAN KE MALAYSIA

lampungviral.id, Bandar Lampung – Polda Lampung berhasil amankan 6 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Lampung Utara yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

Kabid Humas Polda Lampung Kompol Umi Fadilah Astutik mengatakan, pihaknya mengamankan 6 korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Lampura yang akan dibawa ke Malaysia.

“Benar kami telah mengamankan 6 korban TPPO yang direncanakan akan dijual ke Malaysia,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik kepada Tribun Lampung, Kamis (9/11/2023).

Ia mengatakan, para korban saat ini tengah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Tim melalui Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Umi Fadilah Astutik.

CPMI asal Lampung Utara semuanya merupakan perempuan yang siap berangkat ke Negeri Jiran.

Saat ditanya di mana mereka ini sedang diamankan dan apakah mereka diamankan secara terpisah atau bersama-sama, Kompol Umi menjawab, polisi sedang menyelidiki CPMI.

Sementara itu, Lyse Nuriska, mewakili Kepala BP3MI Lampung Ronny Pancratius Anis, mengatakan pihaknya memberikan pendidikan kepada enam perempuan CPMI Lampura usai ditangkap polisi.

“Alhamdulillah gerak cepat dari Polda Lampung bahwa pada Selasa (7/11/2023) malam telah mengamankan 6 wanita korban TPPO di Lampura,” kata Lyse.

Ia mengatakan, polisi secara mandiri berhasil mengamankan 6 orang tersebut diduga akan diberangkatkan ke Malaysia.

Para korban TPPO ini telah memiliki pasport dan akhirnya diambil oleh polisi kepemilikan dokumen tersebut.

“Saat ini korban telah kami amankan,” ujarnya.

Pihaknya memberikan edukasi bersama tim yakni bersama Penyuluh Hukum Ahli Muda BP3MI Lampung Andrew SB Gumay.

“Kami infokan tentang tata cara penempatan PMI yang benar,” kata Lyse.

Pihaknya juga memberikan informasi tentang risiko penempatan yang benar.

“Hingga jika terjadi ditempatkan CPMI prosedural tersebut dan intinya kami mengedukasi tentang penempatan PMI yang benar,” terangnya.

Ia mengatakan, BP3MI Lampung juga datang ke Polda Lampung untuk memberikan keterangan saksi ahli.

Hingga menguatkan kesalahan perbuatan pelaku.

“Jadi 6 orang ini sangat trauma karena ada beberapa korban yang baru saja berangkat ke luar negeri,” kata Lyse.

Para korban ini saat ini berada di rumah aman TPPA Polda Lampung.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *