DUGAAN PENIPUAN MODUS CATUT PETINGGI KEJAKSAAN DI LAMPUNG BARAT TERJADI

lampungviral.id, Lampung Barat – Dugaan penipuan yang mengatasnamakan Kejaksaan Tinggi di Lampung Barat itu terjadi pada Rabu, 8 November 2023.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Zenericho, pada 9 November 2023.

Ungkapan tentang dugaan Penipuan itu juga disampaikan kepada publik melalui unggahan pada laman Instagram yang dikelola Kejaksaan Negeri Lampung Barat @kejarilampungbarat.

Dugaan penipuan pencemaran nama baik kejaksaan tinggi di Lampung Barat itu diduga bertujuan mencari keuntungan.

Kejaksaan Negeri Lampung memastikan hal tersebut masuk dalam dakwaan pidana penipuan.

”Saat ini marak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah mengatasnamakan Pejabat di Kejaksaan Negeri Lampung Barat untuk meraup keuntungan pribadi dengan melakukan Penipuan,” ucap Zenericho

Terduga Penipu, jelas Zenericho, melakukan perbuatannya dengan melampirkan foto Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat M Zainur Rochman.

”[Caranya atau motifnya] menggunakan nomor tidak dikenal yang digunakan dengan cara menghubungi pejabat-pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Lampung Barat.

Kemudian mengatasnamakan nama orang lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” ujar dia lagi.

Dalam peristiwa ini, terangnya, terduga Penipu yang mengaku sebagai M Zainur Rochman awalnya menghubungi nomor Hotline Kejaksaan Negeri Lampung untuk meminta sejumlah uang senilai puluhan juta.

”Nomor Hotline ini memang kami sebar ke publik untuk menampung pengaduan dari masyarakat. Jadi dia menghubungi nomor Hotline tadi dan meminta uang beberapa kali, puluhan juta.

Tapi tidak kami kirimkan sebagaimana permintaan terduga Penipu tadi,” beber Zenericho.

Atas peristiwa ini, Kejaksaan Negeri Lampung mengimbau agar publik tidak segera percaya apabila di kemudian hari terdapat pihak-pihak yang mengaku sebagai Pejabat Kejaksaan Negeri Lampung Barat untuk meminta sejumlah uang.

Jika masyarakat mengetahui hal serupa, diharapkan segera melaporkannya kepada Kejaksaan Negeri Lampung Barat maupun Aparat Penegak Hukum lainnya.

”Tipu muslihat itu sangat tidak benar. Peristiwa ini tentu melanggar hukum dan dapat dipidana sebagaimana diatur di dalam Pasal 378 KUHP,” ucapnya.

Bunyi Pasal 378 KUHP

”Yang dimaksud dengan penipuan adalah kondisi yang dilakukan oleh siapa pun dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, atau pun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun”.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *