BALITA TEWAS TENGGELAM SETELAH DITEMUKAN 5 JAM PENCARIAN DI LAMPUNG TENGAH

lampungviral.id, Lampung Tengah – Seorang balita yang tenggelam di irigasi Lampung Tengah ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian selama lima jam.

Jenazah Balita yang tenggelam di salah satu irigasi di Lampung Tengah ditemukan 3 km dari lokasi korban dilaporkan hilang.

Pencarian anak tenggelam di irigasi Lampung Tengah membuahkan hasil setelah petugas Basarnas dan Tim Relawan dan Penyelamat Provinsi Lampung serta polisi mendatangi lokasi.

Mereka dibantu masyarakat sekitar untuk menemukan anak yang diduga tenggelam itu.

Rupanya tanpa pengawasan orang tua, seorang balita tenggelam di irigasi dan meninggal pada Jumat (3 November 2023).

Viko Alvian (4 tahun) ditemukan tewas di daerah irigasi Desa I Nambahrejo, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah, sekitar pukul 22.10 WIB.

Upaya pencarian tim Basarnas membuahkan hasil setelah pencarian selama 5 jam.

Komandan Tim Basarnas Lampung Koman Liyo menjelaskan, pihaknya mulai menyisir dan mencari korban sejak pukul 17.00 WIB.

Dalam upaya pencarian, timnya mengerahkan 8 orang Basarnas yang didukung 15 Tim Penyelamat dan Relawan dari Provinsi Lampung.

Selain itu, Polsek Punggur dan masyarakat setempat juga ke lokasi membantu pencarian.

Selama pencarian, kendala yang dihadapi tim adalah penerangan, dan irigasi yang dalam sekitar 1,5 meter.

“Upaya awal penyisiran menggunakan rescue net (jaring besar), kendalanya adalah kedalaman air,” ujarnya.

Setelah itu, upaya ditingkatkan dengan mengerahkan perahu karet dan aqua eye.

“Korban ditemukan sejauh 3 kilometer dari titik lokasi yang dilaporkan,” ujarnya paska korban berhasil ditemukan.

Saat ditemukan, lanjutnya, korban sudah meninggal dunia dalam keadaan mengambang.

Setelah dilakukan evakuasi, dan pemeriksaan medis oleh dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Dari pemeriksaan dokter, fisik korban tidak ada tanda kekerasan, hanya ada luka terbuka diduga akibat benturan saat terjatuh ke irigasi,” katanya.

Prawito selaku Camat Kota Gajah menjelaskan, dirinya saat mendapat laporan langsung menuju TKP di Dusun I Kampung Nambahrejo, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah.

Setelah berbincang dengan keluarga, peristiwa terjadi saat ibu korban sedang masak di dapur.

Sementara sang ayah berada di luar rumah.

Viko yang ingin bermain pun, diduga pergi keluar rumah tanpa pengawasan.

Saat keluarga panik dan mencoba mencarinya, ditemukanlah sandal Viko berada di tanggul irigasi.

“Rumah korban persis di depan irigasi, jadi sangat berbahaya jika balita bermain di sekitar tanpa pengawasan,” ujarnya.

Ditambah, volume irigasi saat ini cukup dalam.

Kini Viko dan keluarga tengah dalam perjalanan menuju rumah duka untuk dikebumikan.

Prawito mengimbau para orang tua agar jangan luput dari pengawasan anak.

“Kita doakan yang terbaik untuk Viko, dan ini dijadikan pelajaran bagi kita untuk lebih waspada dalam mengawasi anak,” tutupnya.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *