RESPONS WARGA RUMBIA LAMPUNG TERHADAP HILANGNYA LUBANG JALAN RORO JONGGRANG

lampungviral.id, Lampung Tengah – Warga Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung mulai merasakan dampak positif dari perbaikan jalan “Roro Jonggrang” yang sempat viral. Mereka menilai perekonomian mulai meningkat berkat kondisi jalan yang sudah mulus.

Pemerintah pusat dan Pemprov Lampung kini tengah mempercepat perbaikan 17 ruas jalan rusak di Lampung dengan menghabiskan anggaran APBN sebesar Rp 814,7 miliar.

Menurut Rizal, saat ditemui salah satu pedagang di Pasar Rumbia usai kunjungan kerja Presiden Joko Widodo, ia sangat merasakan dampak positif dari perbaikan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, jalannya sudah bagus. Untuk saya sangat merasakan dampaknya, dagangan mulai meningkat. Warga sudah mulai ramai berdatangan ke Pasar ini karena jalannya sudah bagus,” ungkap pedagang buah ini, Jumat (27/10/2023).

Menurut dia, saat kondisi jalan yang masih banyak lubang giat perekonomian di Pasar Rumbia tidak begitu maksimal.

“Dulu mah nggak rame, sekarang ini alhamdulillah mulai ramai warga yang mau belanja disini,” tutur dia.

Hal serupa juga dirasakan oleh Kartini. Dia yang sehari-hari membuka rumah makan merasakan dampak jalan yang telah diperbaiki.

“Benar-benar membaik, kemarin itu sepi yang mampir untuk makan waktu jalan masih jelek. Sekarang alhamdulillah mas, banyak pengendara yang lewat yang mampir untuk makan tempat saya,” imbuhnya.

Warga berharap kondisi jalan yang diperbaiki ini tidak cepat rusak sehingga perekonomian bisa semakin membaik.

Presiden Joko Widodo sendiri mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengebut pengerjaan perbaikan jalan di 17 ruas yang ada di Provinsi Lampung.

“Memang belum selesai 100 persen, kira-kira baru 60-70 persen, ada yang 70 ada yang 60 persen, seperti yang kita lihat di rumbia, Lampung Tengah ini baru selesai kira-kira sekitar 60 persen,” kata dia.

“Jadi kita harapkan dengan pembangunan seperti ini rakyat tidak mengeluh lagi soal jalan yang rusak. Dan ini supaya kita tahu ini juga kerja sama antara Kementerian PU dengan Pemerintah Provinsi karena anggaran di APBD juga ada. Saya kira kombinasi seperti ini yang baik,” tandasnya.

artikel ini telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *