TANTANGAN TERBESAR DISPARBUD TANGGAMUS MENGATASI PERSOALAN SAMPAH DI SEKTOR PARIWISATA

TANGGAMUS39 views

lampungviral.id, Tanggamus – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Tanggamus mengakui sampah menjadi permasalahan terbesar dalam dunia pariwisata.

Suyanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanggamus, mengatakan permasalahan sampah paling banyak terjadi di Pantai Muara Indah di Kota Agung Tanggamus.

Ia menambahkan, meski ada petugas kebersihan, sampah seperti itu, masih banyak ditemukan di pantai Muara Indah di Kota Agung Tanggamus.

Ia Menjelaskan, sebagian besar sampah di pantai Muara Indah berasal dari pemukiman warga.

“Masalah sampah tidak akan kunjung selesai jika kita tidak duduk bersama mulai dari Camat, Kepala Pekon, dan pihak lainnya,” kata Suyanto, Kamis (26/10/2023).

Suyanto mengaku, pihaknya juga kerap bergotong royong di lokasi wisata Tanggamus untuk membersihkan sampah.

Namun sayang, saat musim hujan tiba, sampah kembali lagi ke destinasi wisata ini.

Hal ini bisa terjadi karena banyak masyarakat yang membuang sampah ke saluran air.

Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba, sampah yang terdapat pada aliran akan terbawa air hingga ke muara.

“Itu memang bukan kesalahan sokli karena mereka sudah menjalankan tugasnya,” kata dia.

Dirinya menyayangkan akan kesadaran masyarakat yang kurang dalam hal menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Dia juga berpendapat, masalah sampah tidak akan selesai jika hanya dipungut saja melainkan harus benar-benar dikendalikan.

Dengan hal itu, masalah sampah bisa benar-benar diatasi.

Suyanto juga meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan bank sampah yang ada di kelurahan masing-masing.

“Artinya dari sampah ini bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos atau di daur ulang,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, masalah sampah merupakan masalh yang paling krusial untuk destinasi wisata di Tanggamus.

Dengan hal itu, pihak Disparbud Tanggamus meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di saluran air.

Hal itu karena, jika musim penghujan datang sampah yang dibuang oleh masyarakat dapat mengalir ke muara yang ada di Kota Agung Tanggamus.

Pihaknya, juga masih berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di aliran air lagi.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, destinasi wisata di Tanggamus juga akan terbebas dari masalah sampah.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *