PERBAIKAN RUAS JALAN RUSAK ITERA SAMPAI KOTABARU KINI MENCAPAI 70 PERSEN

lampungviral.id, Lampung Selatan – Perbaikan jalan rusak di Lampung khususnya Jalan Kanal Rcayudu atau ruas Simpang Korpri – Purwotani (Itera-Kotabaru) kini telah mencapai 70%.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Penyelenggaraan Jalan Nasional (BPJN) Lampung.

Berdasarkan informasi Kamis (26/10/23), terlihat kemajuan signifikan dalam perbaikan jalan ini. Namun karena masih dalam tahap pembangunan, jalan tepat di depan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kerap mengalami kemacetan. Banyak mahasiswa yang masuk dan keluar melalui pintu depan ITERA.

Salah satu ruas perbaikan jalan sebelum pintu masuk ITERA permukaannya sudah seluruhnya beton, sehingga kendaraan dari Bandar Lampung dan Kotabaru melintas di ruas yang sama. Bahkan, ruas jalan lainnya masih dalam tahap pemasangan beton dan belum bisa digunakan.

Menurut Risky Octa, salah satu siswa ITERA, meskipun perbaikan jalan ini sering menimbulkan kemacetan, namun perbaikan jalan ini dapat menjamin keselamatan dalam perjalanan menuju kampus.

“Jujur kalo menurut ku sangat menguntungkan adanya perbaikan disini, terutama soal keselamatan, soalnya dulu pernah jatoh disini pas jalan masih rusak” ujarnya.

Sambung Mahasiswa ITERA, karena ada perbaikan jalan ini juga keselamatan lebih terjamin, terlebih lagi ketika malam hari lebih aman untuk tidak merasakan jalan rusak yang mengakibatkan kejadian kecelakaan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Susan Novelis mengatakan, perbaikan jalan di ruas Simpang Korpri – Purwotani (Itera-Kotabaru), bahkan telah mencapai 70 persen.

“Tertinggi itu di Itera sudah sampai 70 persen. Untuk ruas Kota Gajah-Simpang Randu, kemudian Simpang Randu-Seputih Surabaya itu sudah di angka 60 persen,” tukasnya.

Dalam perbaikan ruas jalan rusak di Lampung ini, dianggarkan dari dana inpres atau anggaran pusat senilai Rp 814 miliar. Di mana anggaran ini akan digunakan dalam progres perbaikan 17 ruas jalan rusak yang ada di Lampung.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *