PULUHAN WARGA MELAPORKAN INVESTASI BODONG FEC FUTURES E-COMMERS KE POLDA LAMPUNG

lampungviral.id, Bandar Lampung – Kejahatan keuangan kini semakin marak di dunia maya. Berdasarkan laporan tim kuasa hukum Novi Hermanto dan rekan Polda Lampung, tak jarang kejahatan ini dilakukan oleh tokoh-tokoh berpengaruh atau biasa disebut influencer di media sosial, Kamis (12 Oktober 2023).

Adapun uraian dugaan tindak pidana Future E-Commerce Fraud (FEC) adalah PT FEC Shopping Indonesia merupakan platform aplikasi digital yang menjanjikan keuntungan bagi anggotanya. Korban pertama kali menjadi anggota FEC ketika mendapat undangan dari seorang mentor yang bernama (WR), WR merupakan penasehat yang mengenalkan FEC kepada korban dengan janji banyak keuntungan dengan cara menyetor/mentransfer sejumlah uang ke aplikasi FEC. Ungkapnya.

Lanjut Novi “Setelah Menyetor/ mentransfer uang kedalam aplikasi FEC, lalu para anggota berhak memiliki toko FEC yang kemudian menunggu orderan dari admin/ FEC untuk dilakukan proses pengiriman barang, tetapi sudah sampai surat ini dibuat, para anggota FEC yang sudah tergabung dan deposit/ transfer sejumlah uang kepada FEC akan tetapi tidak pernah mendapatkan keuntungan sesuai yang dengan apa yang di janjikan oleh para mentor FEC dan pihak FEC tidak sama sekali memberikan kejelasan. Ucapnya.

Adapun para korban menceritakan FEC melakukan transfer kedalam aplikasi FEC, para korban mentransfer ke sejumlah nomer rekening yang tercantum dalam aplikasi FEC.- PT FEC Shopping Indonesia

–PT Tri Usaha Berkah

–PT Sukma Jaya Abadi

-PT. Teknologi Masa Depan

–PT Cendana Perkasa Utama

Hari ini kami hadir bersama beberapa korban untuk bertemu dan berdiskusi dengan Kapolda Lampung, Cq. Direktur Tindak Pidana Khusus melampirkan beberapa bukti spesifik. Adapun beberapa bukti yang kami berikan.

a. Surat kuasa Khusus

b. KTP Para Korban FEC

c. Bukti transfer para korban ke FEC Indonesia

d. Chat whatshapp mentor FEC yang menjamin aplikasi FEC aman.

e. Status mentor di Facebook

f. Video Mentor sedang memamerkan keuntungan investasi di FEC Indonesia

g. Berita media online terkait terkait korban FEC yang telah melapor ke Polda setempat pungkasnya

Novi juga menjelaskan hari ini hanya beberapa korban yang dapat hadir ke Polda Lampung. Dalam catatan kita ada ada 60 orang yang akan mengadu kepolda Lampung. Dan masih ada ratusan orang yang ada di luar provinsi Lampung yang di duga tertipu dengan investasi bodong. Ada pun kerugian korban dalam catatan kami sudah miliaran rupiah. Ucapnya.

Adapun harapan Tio dari salah satu korban investasi bodong FEC “Kami semua berharap kepada bapak Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si. dapat bisa mengusut tuntas dan dapat menangkap tersangka yang melakukan investasi bodong. Karna kami tidak tahu lagi harus melaporkan kemana. Ucapnya

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *