KPU LAMPUNG BARAT CATAT 105 ORANG MASUK DAFTAR PEMILIH TAMBAHAN

POLITIK50 views

lampungviral.id, Politik – KPU Lampung Barat mencatat ada 105 orang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Kepala Bidang Perencanaan Data dan Informasi KPU Lampung Barat Okto Priadi mengatakan, DPTb yang terdaftar di Lampung Barat mencakup dua kategori, yakni pemilih pindahan dan pemilih pindahan.

“Berdasarkan rekap sementara, pemilih pindah masuk tercatat ada 44 orang; 21 laki-laki dan 23 perempuan,” ujarnya, mewakili Ketua KPU Lampung Barat Arip Sah, Jumat (13/10/2023).

“Pemilih pindah masuk ini tersebar di 9 kecamatan, 14 kelurahan, dan 25 TPS yang ada di Lampung Barat,” sambungnya.

Pemilih pindah keluar tercatat sebanyak 61 orang, terdiri dari 34 laki-laki dan 27 perempuan.

Jumlah pemilih pindah keluar tersebar di 14 kecamatan, 34 desa/kelurahan, dan 40 TPS di Lampung Barat.

“Itu rekapan sementara yang kami catat hingga saat ini. Tentunya akan terus bertambah hingga menjelang Pemilu nanti,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, KPU Lampung Barat menyebut masyarakat masih bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 meskipun sedang berada di luar daerah domisili.

Okto mengatakan, masyarakat yang berada di luar domisili masih bisa mencoblos di Pemilu 2024 dengan menjadi DPTb.

“DPTb ini memang diperuntukkan agar memudahkan masyarakat mencoblos pada Pemilu meski ada halangan,” kata dia.

“Misalnya ada warga yang sudah terdaftar DPT di domislinya, namun dia sedang bertugas atau bekerja di luar daerah, itu bisa menjadi DPTb,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi terkait DPTb ini sejak penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada Juni lalu.

Hal itu dilakukan agar masyarakat mengerti apa itu DPTb dan bagaimana cara mengurus agar bisa menjadi DPTb.

Dia menambahkan, pihaknya memaksimalkan kuota DPTb untuk tiap tempat pemungutan suara (TPS) di Lampung Barat hanya 2 persen.

“Jadi nanti tiap TPS itu akan kita tambah pemilihnya maksimal 2 persen untuk DPTb tersebut,” sebut Okto.

“Intinya menyesuaikan, jika ada TPS yang sudah bertambah 2 persen pemilih, nanti DPTb itu akan dicarikan lagi TPS yang masih ada kuotanya,” tambahnya.

Untuk penyusunan DPTb, kata dia, nantinya jika warga ingin pindah memilih dengan alasan tertentu akan diurus terkait surat pindah memilih yang nanti dikeluarkan oleh KPU.

Sebagai informasi, layanan pindah memilih sebagai DPTb ini sudah bisa diurus dan akan ditutup hingga 15 Januari 2023 mendatang.

“Warga yang ingin pindah tempat memilih ini tentunya harus mempersiapkan segala persyaratan,” katanya.

“Seperti surat keterangan rawat inap jika sedang sakit dan sedang dalam kondisi rujukan di luar daerah,” tambahnya.

Surat keterangan dari panti sosial, surat keterangan dari pimpinan lembaga rehabilitasi narkoba jika sedang direhab.

Kemudian surat pernyataan dari Kalapas atau Karutan untuk tahanan, surat keterangan belajar dari kampus atau lembaga pendidikan jika mendapatkan tugas belajar ke luar daerah.

Untuk yang pindah domisili bisa menyertakan fotokopi KTP dan KK, kemudin pengungsi yang tertimpa bencana alam harus menyertakan surat darI BNPB, kepala desa atau lurah serta pemberitahuan media masa.

“Selanjutnya bekerja di luar domisili harus disertai surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan instansi atau perusahaan dan cap basah fotokopi KTP dan KK terbaru,” sebutnya.

Lebih lanjut, tambah Arip, setiap pemilih yang mengajukan pindah memilih harus dilengkapi dokumen alat bukti pendukung alasan pindah memilih.

Terakhir, ia menyampaikan, KPU Lampung Barat akan menjamin hak memilih warga negara Indonesia agar tersalurkan pada Pemilu 2024.

“Karena keikutsertaan masyarakat memang sangat diperlukan di gelaran Pemilu 2024 mendatang,” ucapnya.

“Satu suara masyarakat sangat menentukan kemajuan untuk masa depan Indonesia ke depannya,” pungkasnya.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *