TUJUH PENGENDARA MOTOR TERJATUH AKIBAT CECERAN BBM JENIS SOLAR DI JALAN ZA PAGAR ALAM, BANDAR LAMPUNG

lampungviral.id, Bandar Lampung – Tujuh pengendara sepeda motor terjatuh akibat tumpahan solar di Jalan ZA Pagar Alam, Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Saksi kejadian, Dina Revi (22 tahun), warga Jalan Tupai, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, mengatakan, pengemudi tertabrak mobil.

“Tadi sekitar jam 11.00 WIB para pengendara terjatuh akibat tumpahan solar,” kata Dina Revi, pedagang es teh di depan lokasi kejadian, Minggu (8/10/2023).

Katanya, ada sekitar tujuh sepeda motor yang terjatuh.

Setelah para pengendara terjatuh, mereka langsung diselamatkan.

Begitu pula pengendara lain yang terjatuh, ada yang langsung bangkit sendiri.

“Tadi juga pemotor hampir ada yang masuk kolong mobil,” kata Dina.

Ia mengatakan, dirinya tidak menyangka diperkirakan ada yang tabrakan rupanya hanya terpeleset.

Korban lainnya adalah sepasang suami istri (pasutri) dan anaknya ada yang terpeleset.

Tumpahan dugaan solar tersebut sekitar 30 meter dengan jarak dari depan toko donat hingga u turn SDB (Sekolah Darma Bangsa).

“Tapi solar yang tercecer diaspal tersebut tidak lagi licin setelah ada seseorang yang menimbun dengan pasir,” kata Dina.

Pengendara nyaman melintas jalan tersebut sekitar satu jam lamanya pasca tumpahnya ceceran solar tersebut.

Berdasarkan pantauan Tribun Lampung di lokasi tersebut terlihat ada bekas ceceran solar tersebut.

Ceceran solar tersebut cukup panjang, akan tetapi setelah diberi pasir tidak terlalu terlihat bekas ceceran solar tersebut.

Ketua Bidang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Hiswanamigas Lampung Donny Irawan meminta kepada pihak yang terkait yang berkepentingan pendistribusian solar untuk tetap mengontrol mobil yang membawa BBM tersebut.

“Kalau tercecer itu tidak melihat atau mengecek ulang kembali mobil yang membawa BBM solar,” kata Donny.

Donny mengatakan, pihaknya mengimbau kepada pihak SPBU ketika mengisi BBM harus tetap memantau apakah bocor atau tidak bagian truk tersebut.

“Jadi diharapkan untuk kembali periksa dengan teliti truk tersebut,” kata Donny.

Dirinya mengingatkan kepada pengguna truk berisi BBM jangan sampai adanya kelalaian hingga mengakibatkan bagi korban lainnya.

“Akan ada tindakan hukum, karena membahayakan keselamatan jalan. Maka setiap hari harus dikontrol mobil pembawa BBM,” kata Donny.

Dinas Perhubungan diharapkan untuk terus mengecek kelayakan dari kendaraan yang mengangkut BBM.

 

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *