SEPASANG KEKASIH TERCIDUK DI HOTEL KOTA METRO

lampungviral.id, Metro – Sepasang kekasih belum nikah terciduk berada dalam kamar hotel di Metro Lampung.

Sepasamng kekasih yang belum resmi tersebut tertangkap di kamar hotel saat Tim Gabungan melakukan razia sejumlah rumah kos dan hotel, Sabtu (7/10/2023) malam.

Tim gabungan tersebut terdiri dari SatPol PP dan polisi dari Polsek Metro Pusat.

Direktur Penegakan Hukum Daerah Satpol-PP Metro Yoseph Nanotaek mengatakan, sepasangan kekasih belum resmi itu ditangkap di hotel iDeA.

Keduanya berinisial Y (28 tahun), pria asal Bandar Lampung dan temannya E (22 tahun), warga Kotabumi, Lampung Utara atau Lampura.

Keduanya kemudian hanya mendapat teguran dan pernyataan larangan bagi pasangan belum menikah untuk sekamar.

Diketahui, tim gabungan Metro Pusat, Polda, dan Satpol PP Metro melakukan penggeledahan di beberapa motel dan sebuah hotel sekitar pukul 21.30 pada Sabtu (7/10/ 2023) WIB.

Tim gabungan razia itu berjumlah 51 personel yang terdiri dari 30 anggota Polsek Metro Pusat dan 21 anggota Satpol PP Metro.

Camat Metro Pusat, Yahya Rachmat mengatakan, kegiatan razia dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat.

Ia mengaku, laporan masyarakat yang sering diterima terkait sejumlah rumah kos yang digunakan untuk tindakan asusila.

“Tentu hal itu melanggar norma yang ada di masyarakat,”

“Agar kita juga mengantisipasi, kos-kosan tersebut tidak digunakan untuk melakukan hal hal yang melanggar hukum,” ujarnya, Minggu (8/10/2023).

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Metro Pusat AKP A Pancarudin menjelaskan ada lima titik yang menjadi target razia malam itu.

“Mulai dari kos-kosan Gama, kos Haji Asari, Big Star, hotel iDeA, dan terakhir kosan sebelah pondok Tumaninah Yasin,” ungkap Panca.

Hasilnya, lanjut dia, tim gabungan menemukan dua kendaraan bermotor yang tidak dapat menunjukkan dokumen identitas.

Serta pasangan belum menikah yang tinggal sekamar di hotel iDeA.

Kepala Badan Penegakan Peraturan Daerah Satpol-PP Metro Yoseph Nanotaek mengatakan, penggerebekan bertujuan untuk menangkap masyarakat yang melanggar Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2017 tentang Kedamaian, Kebersihan, dan Keindahan.

Yoseph mengungkapkan, pasangan lajang tersebut adalah pria bernama Y (28 tahun), warga Bandar Lampung, dan temannya E (22 tahun), warga Kotabumi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjut Yoseph, keduanya terpaksa tinggal satu kamar.

Pasalnya, salah satu dari mereka sedang menunggu kedatangan keluarganya.

Sementara itu, keduanya mendapat sanksi teguran dan pernyataan larangan bagi pasangan belum menikah untuk sekamar.

“Jadi kita pulangkan, karena mereka besok benar mereka ada acara pesta, begitu sesuai hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

Artikel ini sebelumnya telah terbit di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *